Industri Perminyakan Nasional – Keputusan pemindahan Ibu Kota ke Provinsi Kalimantan Timur yang sudah diumumkan pemerintah mendapat respons positif dari pelaku industri perminyakan nasional.

Keputusan ini dinilai sebagai sebuah harapan baru terkait dengan persebaran zona-zona vital, khususnya bagi pemerataan dan perluasan potensi ekonomi.

Salah satu pelaku industri perminyakan nasional, Adi Widodo menilai keputusan ini akan merangsang para pelaku-pelaku industri dari segala sektor, termasuk perkembangan industri perminyakan di Tuban.

“Ini adalah harapan baru, apalagi bagi para pelaku industri perminyakan di Tuban. Tidak hanya itu, peluang Tuban untuk bisa mengoptimalkan posisi wilayahnya sebagai posisi penyangga dari jawa ke Ibu Kota baru,” ungkapnya, Kamis (22/8).

Tuban merupakan salah satu wilayah yang menjadi tujuan proyek strategis nasional NGRR Tuban (new grass root refinery Tuban) Pertamina – Rosneft. Wilayah Tuban sangat berpotensi menjadi kawasan perluasan industri, termasuk shorebase yang terintegrasi.

Selain pelaku industri perminyakan nasional, Adi Widodo yang juga merupakan putra daerah Tuban, menilai momentum ini menjadi tantangan bagi Kabupaten Tuban menjelang Pilkada Serentak pada September 2020 mendatang.

One thought on “Respon Pelaku Industri Perminyakan Nasional Soal Pemindahan Ibu Kota”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *